Rabu, 31 Oktober 2012

PENDIRIAN BADAN USAHA

Pada pertemuan kedua mata kuliah Pengantar Bisnis Informatika, saya membuat artikel yang berkaitan dengan mendirikan badan usaha. Badan usaha adalah kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Badan Usaha seringkali disamakan dengan perusahaan walaupun pada kenyataannya berbeda. Perbedaan utamanya, Badan Usaha adalah lembaga sementara perusahaan adalah tempat dimana Badan Usaha itu mengelola faktor-faktor produksi.

CIRI-CIRI BADAN USAHA ANTARA LAIN:
a. bertujuan mencari keuntungan,
b. menggunakan modal dan tenaga kerja,
c. aktivitas operasional perusahaan di bawah pimpinan seorang usahawan.

TUJUAN MENDIRIKAN BADAN USAHA :
· untuk hidup,
· bebas dan tidak terikat,
· dorongan sosial,
· mendapat kekuasaan,
· melanjutkan usaha orang tua.

Faktor yg harus dihadapi dlm pencarian Badan Usaha :
1. Barang dan jasa yang akan dijual
2. Pemasaran barang dan jasa
3. Penentuan harga
4. Pembelian
5. Kebutuhan tenaga kerja
6. Organisasi intern
7. Pembelanjaan
8. Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll

Fungsi yang terlibat dalam bisnis :
Di dalam pendirian suatu badan usaha, ada terdapat beberapa fungsi yang akan terlibat di dalam bisnisnya:
  • Manajemen: cara karyawan dan sumber-sumber lain digunakan oleh perusahaan.
  • Pemasaran: cara produk/jasa dikembangkan, diberi harga, didistribusikan dan dipromosikan kepada pelanggan.
  • Keuangan: cara perusahaan mendapatkan dan menggunakan dana untuk operasi bisnisnya
  • Akuntansi: ringkasan dan analisis suatu kondisi keuangan suatu perusahaan.
  • Sistem Informasi: meliputi teknologi Informasi, masyarakat dan prosedur yang bekerja sama untuk memberikan Informasi yang cocok kepada karyawan perusahaan sehingga mereka dapat membuat keputusan bisnis.

Proses Pendirian Badan Usaha
1. Mengadakan rapat umum pemegang saham.
2. Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan).
3. Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri masing-masing).
4. Diberitahukan dalam lembaran negara (legalitas dari dept. kehakiman).

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
1. Kesempatan kerja
2. Latihan dalam pekerjaan (job training)
3. Tunjangan bagi karyawan
4. Tunjangan pendidikan
5. Derma/sumbangan sosial
6. Riset-riset ilmiah
7. Kegiatan-kegiatan kebudayaan

Hak-Hak Konsumen
1. Keselamatan produksi
2. Perlakuan yang adil dan jujur
3. Data yang lengkap dan akurat
4. Tarif yang diberlakukan
5. Perincian pendapatan, pengeluaran dan laba pada saham yang akan dibeli
6. Pengaduan


SUMBER :
http://kyfi.wordpress.com/2012/04/20/prosedur-pendirian-usaha-di-bidang-it/
http://www.slideshare.net/iyansudrajat/alasan-mendirikan-badan-usaha

Minggu, 14 Oktober 2012

E-Business & E-Commerce

Pada tugas pertama Pengantar Bisnis Informatika ini, saya akan membahas tentang E-business dan E-Commerce. Istilah E-Commerce lebih dikenal oleh masyarakat dibandingkan dengan E-Business, namun terdapat perbedaan diantara kedua istilah tersebut. E-Commerce mencakup sebagai E-Business. Untuk lebih jelasnya saya akan membahas sedikit tentang istilah E-Business dan E-Commerce.

1. E-Commerce
Perdagangan elektronik atau e-dagang (bahasa Inggris: Electronic commerce, juga e- commerce) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Industri teknologi informasi melihat kegiatan e-dagang ini sebagai aplikasi dan penerapan dari E-Bisnis (E-Business) yang berkaitan dengan transaksi komersial, seperti: transfer dana secara elektronik, SCM (supply chain management), e-pemasaran (e-marketing), atau pemasaran online (online marketing), pemrosesan transaksi online (online transaction processing), pertukaran data elektronik (electronic data interchange /EDI), dll.

E-dagang atau e-commerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www, e-dagang juga memerlukan teknologi basis data (databases), e-surat (e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.


E-dagang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1994 pada saat pertama kali banner-elektronik dipakai untuk tujuan promosi dan periklanan di suatu halaman-web (website). Menurut Riset Forester, perdagangan elektronik menghasilkan penjualan seharga AS$12,2 milyar pada 2003. Menurut laporan yang lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online yang bersifat non-travel di Amerika Serikat diramalkan akan mencapai seperempat trilyun dolar US pada tahun 2011.

Aplikasi E-Commerce

Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-commerce adalah:§  E-mail dan Messaging
  1. Content Management Systems
  2. Dokumen, spreadsheet, database
  3. Akunting dan sistem keuangan
  4. Informasi pengiriman dan pemesanan
  5. Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
  6. Sistem pembayaran domestik dan internasional
  7. Newsgroup
  8. On-line Shopping
  9. Conferencing
  10. Online Banking/internet Banking
  11. Product Digital/Non Digital
2. E-Business
E-Business atau Electronic business dapat didefinisikan sebagai aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan transaksi. Salah satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk, dan pengembangan usaha. Secara luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem terotomasi. Pada masa sekarang, hal ini dilakukan sebagian besar melalui teknologi berbasis web memanfaatkan jasa internet. Terminologi ini pertama kali dikemukakan oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM.
Marketspace adalah arena di internet, tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli secara bebas seperti layaknya di dunia nyata (marketplace). Mekanisme yang terjadi di marketspace pada hakekatnya merupakan adopsi dari konsep “pasar bebas” dan “pasar terbuka”, dalam arti kata siapa saja terbuka untuk masuk ke arena tersebut dan bebas melakukan berbagai inisiatif bisnis yang mengarah pada transaksi pertukaran barang atau jasa.
Seluruh perusahaan, tanpa perduli ukuran dan jenisnya, dapat menerapkan konsep e-Business, karena dalam proses penciptaan produk maupun jasanya, setiap perusahaan pasti membutuhkan sumber daya informasi.Strategi taktis untuk sukses dalam e-Business :
1.      Fokus
         Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.

2.      Banner berupa teks
         karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa     gambar.
3.      Ciptakan 2 level afiliasi
         Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
4.      Manfaatkan kekuatan e-mail

         E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-  mail atas dasar persetujuan.
5.      Menulis artikel

         Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
6.      Lakukan E-Marketing

         Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
7.      Komunikasi instan

         Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.

Persamaan dan perbedaan E-Commerce dan E-Business
Setelah membaca dan memahami tentang kedua istilah tersebut, disini saya mengambil kesimpulan mengenai persamaan dan perbedaan antara E-Commerce dan E-Business. Perbedaan yang paling mendasar adalah tujuan, dimana tujuan dari E-commerce adalah semata-mata untuk money oriented (berorientasi uang), sedangkan E-business berorientasi pada kepentingan jangka panjang yang sifatnya abstrak seperti kepercayaan konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan penanganan masalah sosial lainnya.Namun, selain memiliki perbedaan, E-Commerce dan E-Business juga memiliki kesamaan tujuan utama yaitu memajukan perusahaan menjadi perusahaan yang lebih besar dari sebelumnya. E-Commerce dan E-Business merupakan terobosan yang dapat mendogkrak penjualan melalu online marketing dan sarana memproduksikan produk melalu media internet.


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik
http://aprillins.com/2009/855/perbedaan-antara-e-commerce-dengan-e-business/